Kenalin nama aku Haniyah Nabila . Kalian bisa panggil aku Hania, Hani, Nab, Nabila , Abil, atau Labu ,, Hahaha ko Labu si ? Iya nama IG dan Twitterku Nabilabusiem . Jadi aku biasa di panggil Labu.
Mental Ilness ? Depersonalisasi ? BPD . Yap di blogg kali ini , aku akan bahas tentang 3 hal itu. FYI,3 Minggu yang lalu aku didiagnosa BPD (Borderliner Personality Disorder).
- Mental Illness adalah penyakit mental yang melibatkan perubahan emosi , pemikiran , perilaku . Yang mengakibatkan penderitanya depresi . Gejala mental ilness sendiri seperti kurang semangat, kehilangan semangat , sering merasa hampa , Merasa ga Berguna , Suka menyendiri, dan yang paling parah adanya keinginan untuk bunuh diri.
- Depersonalisasi kondisi mental dimana penderitanya seolah olah berada di luar dari raganya. Untuk penjelasan lebih detail kalian bisa baca disini https://www.klikdokter.com/penyakit/gangguan-depersonalisasi , Sebenernya aku merasakan hal ini udah lama , kurang nya pengetahuan ku tentang kesehatan mental membuat psikis dan mental aku menjadi parah . Dan puncaknya di 2019 , Aku bahkan udh ga kuat dengan masalah masalah di hidupku yang ga bisa ku ceritain semua disini. Dan masalah dan ujian terbesarku adalah kehilangan mama. Emosiku sangat ga stabil , aku bahkan jd anak yang sangat sangat pemarah, hal kecilpun bisa jadi hal yang besar, Mental ku juga semakin parah ketika ada di hubungan yg menurutku ada batas , ada aturan yang aku sendiri ternyata ga mampu di dalamnya tapi aku paksa berada disitu. Hasilnya aku menyakiti banyak orang dan diriku sendiri. Dan itu membuatku semakin jauh dari ragaku. Sampai akhirnya dibulan Oktober 2019, aku datang ke RS Aw*l Bro** , pertama kalinya aku mencoba bertemu dengan psikolog. Aku datang bertemu dokter yang sangat cantik , dan disitu aku disuruh menceritakan apa yang aku alami . Semua kejadian sekecil apapun yang ku ingat ku ceritakan padanya. Kurang lebih 3 jam aku konsultasi , dan dia mendiagnosa ku dengan Depersonalisasi.
Yap, dokter bilang kemarahanku yang intens , emosiku yang tidak
stabil adalah karna dimasalalu aku banyak menahan semua rasa
sakit. Hal yang wajar , dan menjadi pubertas ke 2. Aku bersyukur
akan hal itu, dan aku tidak butuh obat untuk sembuh. Yaps, aku
tak butuh obat. Aku hanya butuh Support System,
- BPD (Borderline Personality Disorder) adalah gangguan mental yang ditandai dengan suasana hati serta citra diri yang senantiasa berubah-ubah, dan perilaku yang impulsif. Seseorang yang mengalami BPD memiliki cara pikir, cara pandang, serta perasaan yang berbeda dibanding orang lain pada umumnya. Akibatnya, timbul masalah dalam menjalankan kehidupan sehari-hari dan menjalin hubungan dengan orang lain, seperti hubungan dalam keluarga dan di lingkungan pekerjaan. Gangguan ini disebut juga Kepribadian ambang. Untuk lebih detailnya kalian bisa baca di sini https://www.alodokter.com/bpd-borderline-personality-disorder. Setelah terdiagnosa depersonalisasi 4 bulan yang lalu , Keadaan ku tak kunjung membaik, Sekarang kondisiku amat sangat parah . Aku tidak bisa tidur , Aku seperti kosong , dan Aku seperti tidak hidup. Dan lebih parahnya aku bisa suatu waktu dekat dengan seseorang , tapi bisa suatu waktu sangat jauh. Aku bisa menilai seseorang baik dengan cepat lalu menganggapnya seseorang itu jahat hanya dalam satu waktu. Itu yang membuatku sulit untuk bersosialisasi saat ini. Sampai akhirnya aku cari informasi, bisakah ke psikiater dengan BPJS ?Karna aku akui biaya ke psikiater itu tidak murah. Dan alhamdulillah ternyata bisa. Caranya mudah , Ke Faskes 1 untuk minta rujukan , dan Pilih RS mana yang kita mau. Dan aku memilih RS Sil*am S*epanjang J*ya Bekasi. Tepat 3 minggu yang lalu apa yang ku keluhkan ku ceritakan pada Dokter yang menanganiku, beruntungnya walau dengan BPJS dokternya sangat baik. Dan dokter mendiagnosaku dengan BPD (Borderline Personality Disorder) .
Kalau 4 bulan yang lalu aku tidak memerlukan obat, Sekarang
aku justru rutin minum obat , dan harus bolak balik RS 1minggu
sekali. Ini obat yang ku minum sekarang.
Begitulah cerita ku terdiagnosa BPD, Yang akhirnya aku harus
melewati ini semua. Dan di blogg kali ini. Aku ingin meminta
maaf kepada orang orang yang tersakiti karna aku dan BPD ku ,
Kalau saja aku tau daridulu tentang aku dan BPDku , aku tidak
akan membiarkan semua masuk dalam duniaku. Sekarang fokusku...
adalah untuk sembuh dan menjadikan BPDku ini menjadi hal yang
positif. Untuk kalian semua yang juga sedang berjuang dengan
BPD. Kalian hebat ,, :) :)



